Bagi remaja-remaja lain mana pun yang pernah lulus sma pasti merasakan pahit dan getirnya terombang ambing antara batas nyata dan ketidak pastian yang seolah tak berujung.........
Semua celah yang tersedia dijajaki untuk memasuki perguruan tinggi yang katanya didanai negara, tapi apa daya jauh asa tak teraih lengan yang lelah melingkari lembar jawaban komputer ini.........
Bagaikan "NEGARA API" yang menyerang tanpa belas kasih, SPMB akan membakarmu hidup hidup bila tak mampu melewati celah celah sempit yang ia sajikan dibalik soal-soal yang tak manusiawi itu. Tapi apa daya, orang bilang bagaikan buah simalakama, bila mencoba, harus tahan pedihnya terbakar kegagalan tapi bila tak mencoba kamu harus merasakan melepuh terbakar kesengsaraan kebodohan yang melelehkan ubun-ubun dan terus dihantui bayang-bayang kemiskinan karena persaingan intelektual dalam mengais kertas kertas berharga itu........
Dan semua itu adalah konsekuensi dari hadiah tuhan ini "KEHIDUPAN", Tapi bagaikan "AVATAR" yang kembali dari tidur panjang setelah seratus tahun, aku terhenti dilangkah terakhirku karena seberkas cahaya terbercik dari situs yang dibuat SPMB. Ia menyatakan kalau organisme hidup tingkat tinggi ini telah lulus di sebuah perguruan tinggi negri di sumatera utara dengan jurusan "TEKNIK KIMIA"......
Seolah dunia menjadi terang kembali dengan terbitnya bola cahaya dari timur yang memberikan aliran-aliran kalor ke setiap sel kulitmu, kau merasakan soalh hidup kembali dari keputusasaan dan kau pun berjanji untuk menjadi pribadi yang menolehkan keplanya kedepan. Kehidupan pun dimulai kembali.....(Ggr)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar